Picture1
Panitia Persiapan Sinode VI

Panitia Persiapan Sinode (PPS) VI telah merampungkan penyusunan dan sosialisasi sertapendalaman Lineamenta bagi semua anggota Sinode di vikariat-vikariat, para imam pada saat studi imam, para anggota Lembaga Hidup Bakti. Semua peserta mengikuti pertemuan dengan antusiasme tinggi. PPS menerima umpan balik dari diskusi tersebut. PPS juga telah mengemukakan agar para anggota Sinode mengadakan sosialisasi dan pendalaman bagi umat di paroki masing-masing. Sejauh informasi yang diterima, beberapa paroki telah melaksanakannya pada saat presidium, sermon rayon ataupun saat tersendiri. Tentu ini adalah kabar baik. Kita berharap bahwa sebanyak mungkin umat pernah ikut dalam sosialisasi dan pendalaman bahan-bahan Sinode sebagaimana dikehendaki oleh Bapa Uskup, bahwa Sinode VI KAM mesti membahana di seluruh keuskupan dan ke luar.

Proses Penyusunan Instrumentum Laboris

Hingga kini, proses Sinode kita tetap berada pada tahapan program kerja sebagaimana telah disusun PPS dalam buku Kerangka Acuan Kerja Sinode VI KAM. Setelah masa panjang dan kerja keras sejak pengerahanSinode, 12 Juli 2015, hingga berakhirnya sosialisasi Lineamenta, kini saatnya PPS masuk pada masa ‘pengeraman’ untuk penyusunan Instrumentum Laboris. Instrumentum Laboris ialah kertas kerja yang akan disampaikan, dibahas, didiskusikan dan didalami dalam perayaan puncak Sinode, 7-11 September 2016, di Rumah Pembinaan Fransiskan Nagahuta, Pematangsiantar. Embrio Instrumentum Laboris ialah hasil penyerapan PPS atas pembahasan dan pendalaman Lineamenta dari para anggota Sinode, para imam, para anggota Hidup Bakti pun dari umat sendiri. Tentu saja, PPS tetap akan menjadikan hasil penelitian keluarga, jajak pendapat, panduan uskup sebagai masukan berharga bagi penyusunan kertas kerja tersebut.

Menuju Perayaan Puncak Sinode

Kalau kita menggambarkan tahapan Sinode itu dalam enam tangga nada (1. Rancang Awal dan PPS, 2. Penelitian dan Pertemuan Anggota, 3. Lineamenta dan Pendalaman, 4. Instrumentum Laboris, 5. Perayaan Sinode, 6. Promulgasi dan Implementasi), maka kita sedang berada pada proses menuju puncak yakni perayaan Sinode itu sendiri. Tentu perayaan tersebut adalah peristiwa besar bagi Gereja KAM karena juga sebagai ungkapan iman seluruh umat.

Untuk mempersiapkan dan mengelola peristiwa penting tersebut, maka pada tgl 13 Juni 2016, Bapa Uskup telah menerbitkan sebuah Surat Keputusan, No.: 284/SINODE VI/KA/VI/’16 Tentang Pengangkatan Panitia Sinode VI Keuskupan Agung Medan tgl 07 s/d 11 September 2016. Panitia memangku dua tugas utama yakni 1) Mempersiapkan segala sesuatu yang perlu demi terlaksana dan suksesnya Sinode VI Keuskupan Agung Medan dan 2) Menyusun segala acara dan jadwal dari Sinode VI KAM tersebut sampai kepada perumusan butir-butir Sinode yang baku sebagai Arah Dasar (Ardas) pastoral Keuskupan Agung Medan. Harapan besar terletak pada panitia tersebut. Tentu saja panitia tidak bekerja sendirian saja. Ada banyak pihak yang mesti ikut disertakan dan atas caranya juga memberikan kontribusi pada keberlangsungan Sinode itu.

Seluruh panitia berjumlah 75 orang dengan susunan sebagai berikut: I. Ketua Sinode: Mgr. Dr. Anicetus B. Sinaga (Uskup Agung Medan); II. Dewan Pimpinan Sinode: 1) Ketua: Mgr. Anicetus B Sinaga; 2) Anggota: RP. Elias Sembiring, OFMCap (Vikjen KAM), RP. Harold Harianja, OFMCap (Vikep Medan Hayam Wuruk), RP. Michael Manurung, OFMCap (Vikep Pematangsiantar), RD. Sampang Tumanggor (BPH DIKAM), RD. Sebastianus Eka BS (BPH Depaskam), RP. Emmanuel Sembiring, OFMCap (Sekretaris Sinode VI), Wilopo Hutapea (Wkl. Sekretaris Sinode VI), RP. Ivo Gonti Simanullang, OFMCap (Rektor STFT Pematangsiantar), RD. Laurentius Totok P. Subiyanto (Rektor STSP Pematangsiantar), RP. Daniel Erwin Manullang (Ketua Komdik KAM); III. Moderator Persidangan: RP. Octavianus Situngkir, OFMCap, Albert Sinaga, Sr. Yosephine Purba, KYM; IV. Sekretariat Sinode: 1) Sekretaris: RP. Emmanuel  Sembiring, OFMCap, 2) Wkl. Sekretaris: Wilopo Hutapea; 3)Anggota:RP. John Rufinus Saragih, OFMCap, RP. Selestinus Manalu, OFMCap, RD. Limson Manalu, RP. Michael Manurung, OFMCap, RP. Hubertus A. Lidi, OSC, Kosmen Sitanggang, Jonabin Malau, Mondan Simon Sinaga, Osber M. Sinurat, Marhosing Tampubolon, Sr. Wilfrida Sinaga, KSFL, Metaria Barus, Herisden Ambarita; 4) Notulis: RP. Lister Tamba, OFMCap, RD. Parlindungan Purba, Fernando Tamba, Fr. Ireneus Roma Tarigan, OFMConv, Fr. Mauritz Ordi Loin, OFMConv, Fr. Andika F. Tarigan, Fr. Jameslim Damanik, Fr. Alfred Karokaro, OFMCap, Fr. Hendra Maringga, OFMCap, Fr. Supriadi Pardosi, OFMCap, Sr. Dionisia Marbun, SCMM (Komsos), Feri Gunawan Tarigan (Komkep), John Henry Sitohang (Komkep), Vincent Purba (Komkep); 5) Perumus: RP. Emmanuel Sembiring OFMCap, Wilopo Hutapea, RP. Michael Manurung OFMCap, Sr. Yosephine Purba, KYM, Yosafat N. Sitepu RD. Sampang Tumanggor, RP. Kosman P. Sianturi, OSC, RP. Joseph L.S. Pandia, OFMConv; V. Narasumber: Mgr. Dr. Anicetus B. Sinaga, Mgr. Ignasius Suharyo, RP. Richard Sinaga, OFMCap, RP. Herman Yosef Nainggolan, OFMCap; VI. Koordinator Seksi:1) Koordinator:RP. Michael Manurung, OFMCap, 2) Wkl. Koordinator: RD. Anggiat D. Sihotang, 3) Sekretaris: Herman Situmeang, 4) Kasir: Sr. Leoni Tarigan, OSF (RPF Nagahuta), 5) Anggota: RP. Sergius Wijaya, OFMCap (RPF Nagahuta), Ketua-ketua Seksi; Seksi MC: RP Selestinus Manalu, OFMCap (Ketua), David Simbolon, Maria Hutajulu (Radio Karina); Seksi Konsumsi dan Logistik: Br. Lukas Evangelista (Ketua), Sr. Natalia Situmorang, KYM (Samadi Vinsen), Sr. Cordia Tinambunan, FCJM (Viyata Yudha), Yola br. Aritonang (Paroki St. Joseph PS), Sr. Monika Simarmata, KSFL (Paroki St. Joseph PS); Seksi Keuangan: Sr. Henrika Gultom, KSSY (Ketua), Sinta Mauly Agnes Tamba, Seksi Kesehatan: dr. Marihat Ginting (RS Harapan Pematangsiantar);Seksi Keamanan: Kpt. Inf. Boybaik Panjaitan (Rindam), Pelda. Bentus Manalu (Rindam); Seksi Liturgi: RP. Elio Sihombing, OFMCap (Ketua), Staf Komisi Liturgi KAM; Seksi Penerima Tamu: Doresly Panjaitan (WKRI Cab. Pematangsiantar); Seksi Dokumentasi: RP. Hubertus Lidi, OSC (Komsos); Seksi Transportasi dan Parkir: Fernandus Butar-butar (INTRA/Ketua), Bona Hisar Simarmata, Edison Fau (RPF Nagahuta); Seksi Dekorasi: Sr. Marselina Simarmata, KSFL (Ketua), Sr. Angela Siallagan, FCJM; Seksi Hiburan: RP. Yulius Sudharnoto, Ocarm; Seksi Animasi: RP. Yosafat Ivo Sinaga, OFMCap (Ketua), RP. Nicodemus Ginting, OFMCap, Reinhard Tamba (Komkep).

Dalam perjalanan waktu setelah terbitnya SK tersebut, PPS dan Sekretariat Sinode memperoleh informasi dari penerima SK maupun pimpinannya bahwa ada beberapa anggota panitia yang kelak akan terhalang kehadirannya pada perayaan puncak tersebut dengan berbagai alasan. Alasan utama ialah karena pindah tugas dan menerima tanggungjawab pelayanan baru. PPS bersama panitia berembuk lagi serta berupaya mencari pengganti yang akan diajukan nama-nama baru kepada Bapa Uskup.Usulan Penambahan Seksi yakni Seksi Tempat dan Peralatan: RP. Sergius Wijaya, OFMCap (RPF Nagahuta/Ketua), Monang Nainggolan (Paroki St. Joseph, Kain Batik), Sr. Sipriana Hulu, OSF (RPF Nagahuta); Usulan Pergantian Personalia sebagai berikut: Notulis: RP. Ferdinan Lister Tamba, OFMCap diganti oleh RP. Benny Manurung, OFMCap, Fr. Mauritz Ordi Loin, OFMConv diganti olehFr. Eriksend Okripo Sitepu, OFMConv, Fr. Hendra Maringga, OFMCap diganti olehFr. Veuster Tamba, OFMCap, Fr. Alfred Karokaro, OFMCap diganti oleh Fr. Kaisar Sihombing, OFMCap; Seksi Liturgi:RP. Elio Sihombing, OFMCap diganti olehRP. Christian Lumbangaol, OFMCap (Ketua) ditambah dengan RP. Elio Sihombing, OFMCap (Anggota), RP. Yulius Sudharnoto, O.Carm (Anggota); Seksi Dekorasi:Sr. Marselina Simarmata, KSFL diganti oleh Sr. Anselma Simatupang, KSFL; Seksi Hiburan: RP. Yulius Sudharnoto, O.Carm diganti oleh RP. Alfonsus Arpol Manik, O.Carm; Seksi Animasi:RP. Nicodemus Ginting, OFMCap diganti oleh RP. Daniel Sitanggang, OFMCap (RPF); Seksi Keamanan:(penambahan anggota) Karlos Pardede (St. Joseph, Jl. Kain Batik).

PPS mengundang seluruh panitia untuk mengadakan rapat perdana. Hal itu terlaksana pada tgl 02 Juli 2016 di RPF Nagahuta. PPS memilih RPF sebagai tempat rapat perdana dengan maksud agar seluruh panitia melihat langsung situasi tempat penyelenggaraan sinode. Pada kesempatan itu, PPS menyajikan kepada panitia skenario perayaan Sinode. Skenario itu memuat gerakan Sinode dari hari ke hari, dari sessi ke sessi, dari kegiatan ke kegiatan dan dari menit ke menit berikut. Setiap bagian dan seksi menyampaikan lagi usulan penambahan pada skenario tersebut. Setelah itu panitia membagi dirinya dalam dua kelompok diskusi: Sekretariat Sinode dan Seksi Sinode. Masing-masing kelompok melengkapi tugas-tugas yang menjadi tanggungjawab masing-masing, sedapat mungkin menemukan hal-hal yang dibutuhkan dan perkiraan biaya.

Sesudah itu pada tgl 09 Juli 2016 di aula Vikariat St. Paulus Rasul, Pematangsiantar, seksi-seksi Panitia Sinode secara tersendiri mengadakan rapat. Semua seksi menyampaikan uraian tugas/tanggungjawabnya, kebutuhan akan sarana prasarana serta anggaran yang diperlukan. Juga masing-masing seksi melihat dan menyadari pada hal mana dua atau tiga seksi beririsan, misalnya Seksi Transportasi dan Parkir mesti berkoordinasi dengan Seksi Keamanan; Seksi MC mesti berkoordinasi dengan Seksi Hiburan dan Seksi Animasi. Demikian juga dengan pengadaan sarana dan prasarana yang diperlukan pada Sinode nanti.

Sesudah sidang DIKAM pada tgl 11-13 Juli lalu, keputusan terbaru disampaikan kepada Sekretariat Sinode bahwa pembukaan Sinode dipercepat dari Rabu sore tgl 07 September 2016 menjadi pagi hari. Konsekuensinya ialah bahwa peserta Sinode mesti datang lebih awal, bukan lagi tgl 07 September siang tetapi menjadi Selasa sore tgl 06 September. Dengan keputusan tersebut Sekretariat Sinode bersama Koordinator Seksi mengadakan rapat terbatas pada tgl 18 Juli. Rapat terbatas tersebut membahas skenario baru yakni tibanya peserta di rumah-rumah penginapan pada Selasa sore tgl 06 September dan pembukaan Sinode pada Rabu pagi tgl 07 September. Perubahan itu terjadi untuk mengakomodir kehadiran para pejabat pemerintah dan undangan lain pada upacara kenegaraan saat pembukaan Sinode setelah perayaan Ekaristi. Perubahan skenario itu disampaikan kembali kepada semua seksi pada rapat tgl 19 Juli di aula Vikariat St. Paulus Rasul, Pematangsiantar.

Panitia Sinode sedang bekerja dalam senyap mempersiapkan segala sesuatu untuk kelangsungan pesta iman G KAM. Tentu saja seluruh umat berperan serta secara aktif terutama melalui doa-doa yang tak kunjung henti. Kita penuh iman berharap bahwa Roh Tuhan yang telah berkarya selama masa persiapan itu tetap menolong kita untuk menyongsong perayaan puncak sinode ini.